bullying anak usia sekolah

KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia

021-319 015 56


Komisi Perlindungan Anak Indonesia, disingkat KPAI, adalah lembaga independen Indonesia yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam rangka meningkatkan efektifitas penyelenggaraan perlindungan anak. Keputusan Presiden Nomor 36/1990, 77/2003 dan 95/M/2004 merupakan dasar hukum pembentukan lembaga ini


0
0

Saya Shinta, saya memiliki keponakan perempuan usianya 8 tahun, kelas 3 SD. Beberapa hari ini dia bercerita kalau teman di sekolahnya mengejeknya dengan mengatakan (maaf) "jablay" selain itu juga dia bercerita kalau teman-temannya mempengahrui temannya yang lain untuk tidak berteman dengan dia. Saat ini keponakan saya sudah dalam fase "tidak mau sekolah disana" dia sudah mulai minta pindah sekolah. Jujur saya bingung harus bagaimana, saya sedih mendengar hal ini terjadi di keponakan saya padahal saya pernah melakukan penelitian tentang bullying tapi saya sendiri bingung untuk mengaplikasikan penaganan bullying kepada keponakan saya. Saya sudah berusaha untuk support keponakan saya dengan mengatakan bahwa dia harus kuat dan tunjukan dengan prestasinya, belajar yang benar dan raih prestasi, namun dia mengatakan bahwa dia sudah tidak mau bersekolah disana lagi. Jadi, apa yang harus saya lakukan?

  • You must to post comments
0
0
abarbara on This is the work done by Paula Gambin, Cherise Greach, Shannon Pace, Graziella Chetcuti and Megan Galea for the YRE cmtietioponabarbara on This is the work of Grace Anne Muscat for the YRE cmtietiopon
  • You must to post comments
0
0

 Kami memang belum banyak menangani kasus bullying untuk anak-anak, namun biasanya korban bullying memiliki perasaan sedih yang mendalam, Anda bisa membantu mengeluarkan kesedihan keponakan anda di sesuaikan dengan usia anak. Misalnya dengan menggambar dan bermain, menggambar salah satu cara yang sederhana untuk mengelurkan tumpukan emosi pada anak-anak, setelah menggambar mintalah anak untuk menceritakan gambar. Cerita tersebut sebenarnya adalah representasi dari yang ia rasakan, sehingga sedikit demi sedikit tumpukan emosi negatifnya akan berkurang. Selain itu bermain bisa menjadikan anak untuk bersemangat dan memandang hidupnya lebih optimis lagi, sebab dalam bermain terdapat keceriaan.

 

Semoga banyak membantu.

Salam,

Solusi Remaja

 

  • You must to post comments
0
0

menurut saya, temui sekarang anak yg tukang hasut tersebut, dan tanyakan tegur dan beri ia nasehat, karna jika tidak akan ngerunjak dan akan kemana2 malah akan terjadi fitnah serta adudomba pembunuhankarakter seperti yg saya alami trimks:)

  • You must to post comments
Showing 3 results
Your Answer
Post as a guest by filling out the fields below or if you already have an account.
Name*
E-mail*
Website