Bullying bikin Kehidupan Menurun

KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia

021-319 015 56


Komisi Perlindungan Anak Indonesia, disingkat KPAI, adalah lembaga independen Indonesia yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam rangka meningkatkan efektifitas penyelenggaraan perlindungan anak. Keputusan Presiden Nomor 36/1990, 77/2003 dan 95/M/2004 merupakan dasar hukum pembentukan lembaga ini


0
0

waktu smp aku tak ada niat untuk pindah sekolah. saat awal-awal tahun baru aku di beri tawaran pindah sekolah yang lebih bagus.waktu itu aku dengan semangat berpikir dulu,"mungkin ini kesempatanku untuk bersekolah di tempat yang megah nan banyak orang pintar ini"

waku itupun sebagai hadiah ulang tahunku juga karena bertepatan setelah hari ulang thunku,aku memasuki suasana kelas yang berbeda,dingin ber-AC,sepi,dan ditutup korden.tetapi saat aku masuk pertama aku sudah di cemooh,di buat semena-mena,"hee sape lu!?.." "anak nyasar" termasuk ada teman ku waktu SD pasti aku tahu sifatnya(ada yng baik ada juga yang jahat).lama kelamaan kehidupanku semakin suram di bully teman-teman dengan perlakuan&perkataan seperti : menyalahkan ku bila aku memegang benda apapun,menabur-naburi tetepungan kepadaku&1 buah laptopku"lu pikie gw ulang tahun?!!(dalam hatiku dengan kesal tetapi tetap sabar). padahal itu bekas untuk praktek",memberiku sampah,memberiku gas beracun bawah punggung,menyembunyikan tas ku dan digantung-gantungkan di atas. perkataan mereka membuatku seperti terhipnotis membuatku berkurang percaya diri dan tidak bisa mengendalikan diriku,aku seperti dikendalikan. ya untung masih ada teman yang baik, tetapi jika teman baik sudah dihasut kata-kata buruk untuk menjauhiku maka menjauhlah. aku jadi ingin kembali ke sekolahku yang dulu dengan keadaan damai dan tidak ada masalah hidup ini. waktu disekolah itu juga bukan hanya teman,aku disalahkan dan secara tak sadar dibully seorang guru.waktu orang tua ku khawatir melihat keadaanku seperti ini,ortuku melapor ke BK(bimbingan konseling) agar tidak terjadi apa-apa lagi,malahan aku dikira guru2 killer&teman-teman pembullyku mengatakan ku "ngapain? mau ngadu bapak ibuk lagi?!" padahal kan aku tak mengadu sama sekali "kalau mau ngomong itu mikie dulu kek!"dalam hatiku. ,dan teman ku pun yang sering membuatku suram ini jika disalahkan tidak mau,tetapi kalau menyalahkan orang lain semaunya saja,memang anak-anak sekarang banyak yang kurang bimbingan. susah hidupku,kini aku tak seperti dulu yang percaya diri dengan diriku sendiri,yakin pasti aku bisa. kini tinggal sebuah kata-kata saja.

waktu sudah cukup lama,ingin sekali aku segera lulus dan berpisah dengan orang-orang tak mempunyai hati nurani terhadap sesama teman ini.kesabaranku mulai kurang, emosiku mulai meluap-luap.jika aku dinasehati orang tua bukannya aku mengangguk dan menghayati tetapi malah naik pitam,aku pun juga sering menendang,memukul2 benda-benda di kelas dan kamar,dan aku seperti ingin menghancurkan kelasku ini beserta isinya,tetapi aku masih ingat tujuanku disini untuk mendapat ilmu dan lulus(berpisah).di sekolah ini pun semakin lama prestasiku makin berkurang, aku sering dimarahi ortu karena nilaiku yang buruk.aku pun sekarang berjalan seperti orang pemalu,tetapi aku tetap berusaha bagaimanapun caranya.

  • You must to post comments
0
0

you with me :')

  • You must to post comments
Showing 1 result
Your Answer
Post as a guest by filling out the fields below or if you already have an account.
Name*
E-mail*
Website