kesedihanku karena korban bullying mengataiku najis dan tak dihargai oleh mereka

KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia

021-319 015 56


Komisi Perlindungan Anak Indonesia, disingkat KPAI, adalah lembaga independen Indonesia yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam rangka meningkatkan efektifitas penyelenggaraan perlindungan anak. Keputusan Presiden Nomor 36/1990, 77/2003 dan 95/M/2004 merupakan dasar hukum pembentukan lembaga ini


0
0

begini saya selama ini tertekan dari dulu dari saya masa kecil hingga sekarang saya selalu dihina dan dicemohkan dilingkungan sekolah sejak dulu saya gak punya kelebihan kata merela sih itu yang membuat saya sedih sadari sejak dulu oh ya saya juga gak punya teman karena saya lahir di lingkungan yang sangat rasis dan juga jahat sehingga saya tidak dikasih kesempatan nih buat berubah pengen banget berubah apalagi saya tinggal sama ortu sebelum saya merantau ke kota lain begitu saya pengen menjadi orang yang lebih baik

  • You must to post comments
0
0

Halo, Maryam. Perkenalkan nama saya Suci. Saya turut prihatin dengan apa yang kamu alami. Seperti yang kamu ceritakan bahwa kamu merasa tidak dihargai oleh orang lain dan kamu ingin menjadi orang yang lebih baik. Pertama, saya percaya bahwa setiap orang berharga. Kamu berharga, saya berharga, kita semua berharga, dan saya yakin kamu dapat menjadi orang yang lebih baik, karena setiap manusia pasti memiliki potensi, hanya saja kamu belum menemukannya. Mengutip kata Gary Vaynerchuk seorang motivator bisnis dia mengatakan bahwa: "Jika kamu tidak punya uang, kamu masih punya kemampuan (skill), dan jika kamu belum menemukan kemampuanmu, kamu masih punya waktu,". 

Nah, Maryam, pelajaran apa yang dapat kita ambil dari kalimat tersebut? Tentu, pada saat ini Tuhan masih memberikan kita kesempatan berupa waktu untuk hidup, maka ada baiknya jika kita menggunakannya dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah gentar dengan hinaan orang lain, karena kamu tidak hidup untuk memenuhi harapan (ekspektasi) siapapun, tidak harapan temanmu, tidak harapan tetanggamu, tidak harapan gurumu, tidak harapan orang tuamu. Kami hidup untuk memenuhi harapanmu sendiri, dan pada ceritamu, kamu berharap bahwa kamu ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Maka, jadilah pribadi yang lebih baik. Jika tidak ada lagi yang percaya pada dirimu, pastikan dirimu sendirilah yang percaya bahwa kamu bisa. Karena Tuhan pun tidak akan mengubah nasib hambaNya apabila dia tidak berusaha. 

Kedua, saya ingin memberi perbandingan (analogi), bayangkan saja sebuah lukisan karya pelukis terkenal. Jika ada orang yang datang dan memaki lukisan tersebut "dasar lukisan bodoh, apa artinya kamu!" apakah lantas lukisan itu menjadi tidak berharga hanya karena ada satu orang yang memakinya? Tentu tidak, apalagi lukisan tersebut adalah karya maestro lukis terkenal. Nah, apalagi kita sebagai manusia, kita sangat berharga dan diciptakan sempurna (memiliki akal untuk berpikir) dan kita diciptakan oleh Sang Maestro Kehidupan, yakni Tuhan. 

Oleh karena itu, jangan pernah berhenti berharap dan berusaha untuk menjadi lebih baik, saya bangga karena kamu sudah sangat kuat selama ini. Tetap semangat, ya! :)

  • You must to post comments
Showing 1 result
Your Answer
Post as a guest by filling out the fields below or if you already have an account.
Name*
E-mail*
Website